Pembelajaran
PPKN pada semua jenjang pendidikan memang sangat penting diberikan untuk
menumbuh kembangkan karakter yang baik pada generasi penerus bangsa.
Karakter yang baik tersebut yaitu karekter yang sesuai dengan identitas
nasional indonesia yang sebenarnya yaitu yang sesuai dengan nilai-nilai yang
terkandung di dalam Pancasila. Dalam pembelajaran PPKN kita diajarkan mengenai
cara hidup berbangsa dan bernegara yang baik seperti contohnya yaitu
pembelajaran mengenai pemahaman dan penerapan Nilai-nilai yang terkandung
didalam Pancasila. Dalam pembelajaran ini kita diajarkan mengenai sejarah
pembentukan pancasila yang dirumuskan secara bijak oleh tokoh-tokoh pendiri
bangsa Indonesia dengan mengedepankan kepentingan dan kesejahteraan menyeluruh
meliputi seluruh Indonesia. Para pendiri bangsa tersebut merumuskan pancasila
dengan mampertimbangkan kebinekaan negara repeblik Indonesia ini dalam segala
bidang. Agar pancasila sebagai dasar negara tersebut dapat menyetukan dan
sesuai dengan seluruh masyarakat Indonesia. Jadi dalam pembuatannya ini dapat
kita ambil pelajaran bahwa kita sebagai warga negara Indonesia harus
memperhatikan kepentingan umum dengan tidak mengabaikan atau menganggap kaum
minoritas sebagai hal yang tidak penting untuk diperhatikan. Sebab dalam
perumusan pancasila ini saja memperhatikan seluruh aspek kehidupan di Indonesia
baik itu dalam hal agama, budaya, ras, suku, dan sebagainya. Selain itu dalam
PPKN juga mengajarkan kita mengenai penerapan dan pemahaman nilai-nilai yang
terkandung dalam pancasila. Seperti contohnya sila pertama. Dalam sila ini kita
diajarkan untuk bertakwa kepada tuhan YME. Pembelajaran dan penerapan dari sila
pertama ini sangatlah penting dilakuakan sebab jika kita telah menerapkan nilai
yang terkandung dalam sila pertama ini di Indonesia ini pasti tidak akan ada
kejahatan-kajahatan yang terjadi sebab semua masyarakat akan merasa takut
berbuat dosa dan mereka akan selalu berbuat baik dimana saja sebab mereka akan
meresa diawasi oleh Tuhan YMK. Dengan pemikiran masyarakat yang seperti itu
kasus-kasus korupsi, kolusi, pembunuhan, pencurian, parampokan, pemerkosaan,
dan lain sebagainya pasti tidak akan terjadi. Jadi pembelajaran untuk sila
pertama ini sangatlah penting untuk membentuk karakter yang baik bagi generasi
penerus bangsa Indonesia ini. Selain itu pembelajaran untuk sila-sila yang
lainnya dalam pancasila juga tidak kalah pentingnya sebab kalau hanya sila
pertama saja yang ditekankan walaupun itu sangat penting dan sudah dapat
membentuk karakter yang bagus namun kalau tidak di lengkapi dengan sila lainnya
maka akan dapan membentuk masyarakat yang terlalu fanatik terhadap agamanya
sehingga tidak menghargai perbedaan diantara mereka. Kemudian sila ke-2 juga
sangat penting diajarkan malaui mata ajar pengembangan kepribadian ini. Karena
dalam sila ke-2 ini kita diajarkan untuk bersikap memanusiakan manusia.
Maksutnya yaitu kita harus menganggap manusia sebagai manusia yang mempunyai
hak dan kewajiban sama seperti kita. Kita harus menghormati dan memperduliakan
semua kaum atau golongan walaupun golongan itu minoritas dalam Indonesia ini.
Namun kepentingannya tidak boleh kita abaikan begitu saja sebab dalam pancasila
ini kita dituntut untuk menghormati segala perbedaan yang ada di negara ini.
Jika sila ke-2 ini benar-benar kita terapkan dalam kehidupan kita pasti kasus
kasus penganiayaan, perbudakan, pamaksaan, dan pemerkosaan tidak akan terjadi
di negara ini. Sebab kita akan menghormati orang lain sebagai manusia yang
mempunyai hak dan kewajiban sama seperti kita. Selanjutnya pentingnya
pembelajaran mengenai sila ke-3. Dalam sila ini kita diajarkan untuk menjadi
satu yaitu menjadi bagian dari negara kesatuan republik Indonesia. Walaupun
kita pada hakikatnya berenekaragam namun dalam hal ini kita diajarkan untuk
mengurangi sikap etnosentrisme yang dapat memecah belah NKRI. Kita diberi
pengertian dan pemehaman mengenai pentingnya hidup bersama dalam kebinekaan
sebagai salah satu bentuk kekayaan negara dalam hal keberagaman dan kita
dituntun untuk bersatu, bekerjasama, dan berjuang untuk satu tujuan yaitu
memajukan dan mensejahterakan bangsa Indonesia. Pembelajaran dalam sila ini
sangat penting agar kasus-kasus seperti teroris yang ingin melepaskan salah
satu wilayah Indonesia, bentrok antar suku, ras, agama, dan sebagainya yang saling
menyerang dan menghancurkan tidak terjadi lagi dalam negara Indonesia ini.
Sebab dalakan sebagaim pembelajaran ini kita diajarkan sebagai satu kesatuan
dalam wadah besar negara Indonesia yang berbhineka tunggal ika. Selanjutnya
pentingnya pembelajaran dan penanaman nilai pada sila ke-4 juga penting
dilakuakn agar masyarakat indonesia ini menjadi masyarakat yang demokratis
berdasarkan atas musyawarah untuk mencapai munfakat. Dalam hal ini kita
dituntut agar tidak bersikap egois dalam menentukan sikap atau mengembil
keputusan. Kita ditanamkan sikap yang saling terbuka dan menerima usulan atau
saran dari berbagai pihak dan juga agar kita tidak meremahkan atau tidak
menganggap kaum minoritas. Jika nilai dalam sila ini diterapkan dengan baik
pasti kasus pengambilan keputusan yang dilakukan oleh para wakil rakyat dengan
sebelah pihak yang menguntungkan pihak tertentu tidak akan terjadi lagi. Mereka
akan mengajak dan mendengar berbagai pihak dalam pengambilan keputusan yang
menyangkut kepentingan umum. Selain itu sila terakhir yaitu sila ke-5 juga
tidak kalah pentingnya untuk diterapkan dan diajarkan pada generasi penerus
bangsa. Sebab dalam sila ke-5 ini mengajarkan kita agar bersikap adil kepeda
siapa saja. Jika sila ke-5 ini telah menjadi kepribadian bangsa Indonesia pasti
kasus-kasus seperti kasus suap yang terjadi di pengadilan agar berpihak kepada
yang menyuap padahal sang penyuap tadi sudah jelas-jelas berbuat salah, tidak
akan terjadi diindonesia. Belum lagi kasus suap terhadap pihak kepoliasian
untuk mengijinkan tawanan pergi liburan bahkan sampai berlibur ke luar negeri
pasti ini tidak akan terjadi. Jadi pembelajaran mengenai sila ke-5 ini sngat
penting ditanamkan pada sikap dan kepribadian generasi penerus bangsa agar
keadilan dinegara kita ini dapat ditegakkan dan kejahatan dapat di
tumpas. Jadi Pendidikan pada hakekatnya adalah usaha sadar dan berencana
untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik
secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual
keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta
ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Pendidikan
yang dilakanakan di Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang berakar
pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap
tuntutan zaman.Pembekalan kepada peserta didik di Indonesia berkenaan dengan
pemupukan nilai-nilai, sikap dan kepribadian yang sesuai dengan Pancasila dan
Konstitusi negara, menumbuhkan sikap cinta tanah air, sera berwawasan
kebangsaan yang luas, diandalkan dalam Pendidikan Kewarganegaraan, yang
merupakan salah satu mata pelajaran wajib bagi sekolah mulai Sekolah Dasar
sampai Perguruan Tinggi. Dan kesimpulan dari uraian diatas yaitu pembelajaran
PPKN merupakan salah satu pembelajaran yang penting pada semua jenjang
pendidikan sebagai usaha sadar untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan
dan menumbuhkan sikap serta wawasan kebangsaan, cinta tanah air yang
berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan konstitusi negara. Keberhasilan
Pendidikan Kewarganegaraan akan melahirtkan warga negara yang baik dan
betanggungjawab, karena kualitas warga negara tergantung terutama pada
keyakinan dan pegangan hidup mereka dalam bermasyarakat , berbangsa dan
bernegara, disamping pada tingkat serta mutu penguasaannya atas ilmu
pengetahuan, teknologi, dan seni yang dapat membuat kita menjadi generasi
penerus bangsa yang Excellence with Morality.
Tugas Mata Kuliah : PKN
Dosen : Dirgantara Wicaksono,M.Pd
Toko Mesin · Jual Mesin · Susu Listrik · Portal Belanja Mesin Makanan, Pertanian, Peternakan & UKM · CP 0852-576-888-55 / 0856-0828-5927
BalasHapus